Mengembalikan Grub Ubuntu 9.10

Perlu diketahui Grub pada ubuntu 9.10 berbeda dengan ubuntu sebelumnya. So, untuk mengembalikan grub ubuntu 9.10 yang hilang setelah instal windows menggunakan perintah berikut:

$sudo fdisk -l

mount masing-masing untuk melihat mana /dev/sda memiliki apa. Setelah Anda melakukan itu Anda harus me-mount root anda terlbih dahulu, dalam kasus saya /dev/sda2

$sudo mount /dev/sda2 /mnt

ls /mnt untuk melihat /boot, /dev, /home dll dari HDD Anda. Sekarang mount /boot dalam kasus ini di partisi yang terpisah bernama /dev/sda1

$sudo mount /dev/sda1 /mnt/boot

Selanjutnya Anda harus mengikat mount semua perangkat Anda dari USB/Live CD ke HDD ...

$sudo mount –bind /dev/ /mnt/dev

chroot ke sistem HDD anda dan memperbaiki keadaan ...

$sudo chroot /mnt

sekarang anda dapat menjalankan perintah grub-install lagi untuk menginstal grub ke /dev/sda

$sudo grub-install /dev/sda
$sudo grub-install –recheck /dev/sda


sekarang restart komputer...

Kenapa Harus LINUX?

Artikel ini ditujukan pada pengguna computer khususnya pelajar yang ingin mempelajari teknologi informasi secara mendalam, namun mengalami keruwetan dalam hal lisensi. Hal ini tentunya sangat mengganggu proses pembelajaran itu sendiri.

Untuk mengoperasikan computer (PC, Notebook, Netbook, PDA), kita membutuhkan system operasi. “Apa itu Sistem Operasi?” Sistem operasi merupakan penghubung antara pengguna mesin dengan perangkat keras yang dimiliki mesin tersebut. Fungsi utama system operasi adalah sebagai media interaksi manusia dengan mesin, yang berarti bagaimana manusia dapat memahami mesin dan sebaliknya sehingga menjadi partner yang saling “understanding” untuk melakukan suatu tugas tertentu.

Sistem operasi komputer desktop dan laptop yang paling umum ditemui adalah Windows. Dan dalam setiap system operasi juga dibutuhkan satu atau bahkan lebih software aplikasi, namun software tersebut (sama seperti benda lain) memiliki hak cipta. Windows adalah sistem operasi yang sifatnya proprietary, artinya ada pemilik yang memegang hak cipta dan jika ingin memakai softwarenya harus minta izin pada pemiliknya. Pendek kata, Windows adalah barang jualan. Sedangkan izin tersebut, dalam istilah disebut lisensi. Jika anda ingin memakai Windows, anda harus membeli lisensinya.

Pengguna komputer di Indonesia umumnya tidak tahu dan tidak peduli sama sekali pada lisensi. Karena inilah pembajakan software (terutama Windows) merajalela di Indonesia. Apa itu pembajakan? Pembajakan adalah tindakan melanggar lisensi. Seperti contohnya meng-copy Windows dan menjualnya kembali atau meski sekedar meminjamkan CD Windows pada teman. Hal ini dapat dikategorikan kriminal (sungguhan!) dan sangat merugikan negara. Saya yakin banyak di antara kita yang masih memakai software bajakan (termasuk saya sendiri). Karena itu saya ingin memperkenalkan sebuah solusi, yakni LINUX! “Lalu Kenapa harus LINUX?

Linux adalah sistem operasi dengan jenis free software. Tentu berbeda dengan Windows, sifat Linux adalah bebas. Bebas di sini bukan dalam arti harganya (gratis) namun dalam arti “kebebasan” yang sesungguhnya. Jika mengutamakan gratis, maka anda hanya akan memakai fungsi dari software tersebut tanpa membayar. Namun free-nya Linux tidak cuma sampai di situ. Anda memiliki kebebasan untuk mempelajari isi software, mengcopy software dari manapun, menggunakan software dengan tujuan apapun, memodifikasi software dengan semau and sesuka anda, mendistribusikan kembali software dengan cara apapun, bahkan menjualnya kembali! Ini jelas arti yang “melebihi” kata gratis.

Linux sangat cocok bagi siapapun, terutama untuk anda yang ingin mempelajari teknologi informasi secara mendalam. Dengan memakai Linux, kita memperoleh manfaat sebagai berikut:

* Menghemat biaya. Linux bisa anda dapatkan tanpa biaya. Beda dengan Windows yang harus membayar lisensi.
* Sistem operasi lengkap. Distribusi Linux biasanya sudah menyertakan paket lengkap dalam installernya. Anda sudah memperoleh office suite, perangkat multimedia, game, desktop management, aplikasi bantu, aplikasi managemen, aplikasi programming, dan banyak lagi. Beda dengan Windows yang ketika diinstall hanya akan memberi sedikit fitur (Microsoft Office tidak disertakan dalam installer Windows).
* Sistem instalasi yang nyaman dan efisien. Menginstal Linux dalam sistem ada banyak cara. Sebagian malah sudah canggih, memakai GUI untuk instalasi. Andapun dapat menggunakan sistem LiveCD/LiveDVD/LiveUSB dengan tujuan mencoba linux tanpa menginstal.
* Sistem instalasi paket yang luas. Paket software untuk masing-masing distro Linux sudah disediakan developernya. Anda bisa memilih online atau offline. Jika online maka Linux akan otomatis menginstal paket yang anda minta dari server internet. Jika offline maka anda harus memiliki DVD untuk menginstal paket dari DVD langsung.
* Dukungan teknis dari komunitas.
* Tidak perlu memikirkan virus. Bukan berarti tidak ada yang berkembang di Linux, namun file permissionnya betul-betul ketat. Sehingga program yang tidak sopan (virus) sulit berjalan di Linux.
* Software pendidikan yang lengkap. Celestia bisa menjadi perwakilan konkret bagaimana pendidikan dipikirkan dngan baik oleh komunitas.
* Dan lainnya.

Dengan manfaat dan kelebihan yang dimiliki Linux, mengapa masih memakai software bajakan? Saat ini pemanfaatan Linux untuk pribadi, pendidikan, instansi pemerintah dan perusahaan mulai merebak. Kenapa mempertahankan sistem operasi yang masih bajakan? Majukan teknologi informasi Indonesia dengan memakai Linux sebagai operating system anda.

Linux tidak butuh hardware yang extreme, cukup prosesor kelas Pentium III dan RAM 256 MB untuk distro seperti Ubuntu. Dengan distro seperti Ubuntu, anda sudah bisa melakukan tugas dasar menengah karena aplikasi yang disertakan sudah lengkap. Jika institusi pendidikan memaksakan diri membeli Windows Vista, saya pikir itu terlalu berlebihan. Lagipula pelajaran seperti apa sih yang diberikan ke anak SMP/SMA? Paling hanya belajar office. Kalau hanya hal seperti itu Linux sudah sangat mumpuni.

Kustomisasi sangat diistimewakan di dunia Linux. Dengan sifatnya yang opensource, siapapun dapat membuat versi bahasa Indonesia dari suatu distro. Bahkan memberi nuansa Indonesia juga diperbolehkan. Hal ini akan mempercepat anak Indonesia mempelajari Linux.

Linux??? Apaan tuch...

Sebelumnya, bukan maksud hati untuk mengajari, namun hanya ingin berbagi. Pertanyaan tentang apa itu Linux sangat sering terdengar. Maka dari itu, aku ingin berbagi sedikit pengetahuan yang aku punya. Dan inilah pengertian dari Linux...

Linux itu...

Linux adalah sistem operasi open source (sistem terbuka) yang bebas dibagikan atau didistribusikan, yang berjalan pada sejumlah platform perangkat keras. Sebuah sistem operasi Linux akan terdiri dari Kernel Linux, dan biasanya, sejumlah Library dan utility (program penunjang) dari proyek GNU, dengan dukungan dari grafis X Window System.

Kernel Linux pada mulanya ditulis sebagai hobi oleh Linus Torvalds, berawal dari Kernel Minix milik professor Andrew Tanembaun, Linus mencoba membuat kernel Minix yang free dan dapat diedit. (Minix adalah project pelajaran menyerupai UNIX, dapat direkayasa dan mudah untuk dikembangkan, project ini juga tidak untuk dikomersilkan).


"Truz, nama Linux tuh dari mana?"

Linux merupakan tanda niaga (trade mark SN: 1916230) yang dimiliki Linus Trovalds. Linux terdaftar sebagai "Program perangkat lunak sistem operasi komputer". Tanda niaga ini dipatenkan setelah suatu kejadian dimana seorang pemalsu bernama William R Della Croce Jr mencoba meng-claim logo Linux sebagai kepunyaannya dan mengirim surat kepada para pengedar Linux, ia meminta royalti sebanyak 10% dari mereka. Para pengedar Linux mulai mendorong agar tanda niaga ini dipatenkan dan diberikan kepada Linus Torvalds. Perlisensian tanda niaga Linux sekarang ini dikendalian oleh Linux Mark Institute.Tanda niaga atau logo Linux sendiri adalah Pinguin yang bernama Tux.

"Kenapa musti pinguin?"

Tux si pinguin memperlihatkan sikap santai dari gerakan Linux. Logo yang lucu ini memiliki sejarah yang unik. Awalnya, tidak ada logo yang dipilih untuk Linux, namun pada waktu Linus berlibur, ia pergi ke daerah selatan. Disanalah ia bertemu seekor pinguin yang pendek menggigit jarinya. Kejadian yang lucu ini merupakan awal terpilihnya pinguin sebagai logoLinux.

Tux adalah hasil karya seniman Larry Ewing pada waktu para pengembang merasa bahwa Linux sudah memerlukan sebuah logo (1996), dan nama yang terpilih adalah dari usulan James Hughes yaitu "Torvalds UniX -- TUX!". Lengkaplah sudah logo dari Linux, yaitu seekor pinguin bernama Tux.

"Apa sich hebat-nya Linux?"

Beberapa alasan umum kenapa memilih Linux antara lain:

  • Powerfull, desain modern: Linux dirancang dari level dasar sampai level tingkat tinggi yang memungkinkan anda untuk menjalankan banyak program (multiple program) pada saat yang sama dan untuk memberikan layanan yang komputer anda dapat digunakan. Seperti Kebanyakan sistem operasi komputer desktop , seperti Microsoft Windows, Linux dimulai dari sebuah sistem operasi kecil yang hanya dapat menjalankan satu program pada satu waktu, dan sejak saat itu mereka telah mencoba untuk mengejar ketertinggalannya.
  • Kode sumber (Source Code) tersedia secara bebas, yang berarti tidak ada monopoli oleh satu vendor saja : Apapun yang sistem operasi yang anda gunakan, anda mungkin mengalami masalah dengan aplikasi atau cara kerjanya. Namun, jika Anda menggunakan sistem operasi yang telah siap dan terstandarisasi dari Microsoft atau Apple, anda hanya mendapatkan perbaikan dan update dari Microsoft atau Apple saja. Linux bersifat terbuka dan bebas, sehingga jika anda tidak menyukai cara kerja Red Hat Linux, atau harganya, atau jenis dukungan untuk pelanggan (customer support) yang tersedia, Anda selalu dapat berpindah ke Novell’s SUSE Linux, Mandriva Linux, atau Ubuntu Linux.
  • Ribuan Free dan Powerfull aplikasi: Perlu pengolah kata? Download dan install saja OpenOffice Writer, AbiWord, Kwrite, atau puluhan software lainnya. Perlu database? Download dan install MySQL, PostgreSQL, atau sebagainya. Ingin membuat karya grafis atau memanipulasi foto digital? tidak ada yang lebih baik daripada Program GIMP (GNU Image Manipulation Program) atau bisa pula dengan Inkscape (Alternative Corel di Linux). Dan kesemuanya itu dapat diperoleh dengan cuma-cuma.
  • Dukungan untuk standar: Linux dan aplikasi Linux dirancang untuk mendukung standar, karena standar merupakan bahasa bebas perdagangan intelektual (Intellectual Commerce). Aplikasi Linux mendukung aplikasi modern dan format data audio, multimedia, format dokumen, data spreadsheet(tabel), dan masih banyak lagi. Karena Linux adalah terbuka dan bebas, tidak boleh ada hal seperti itu sebagai format data atau aplikasi Propietary(Closed Source) Linux.
  • Menurunkan total biaya kepemilikan (Cost of Ownership): Jika anda ingin menggunakan Linux pada desktop atau seluruh bisnis, anda bisa dapatkan secara free dan ada banyak Linux Wizards tersedia yang dapat membantu anda melakukan apapun yang Anda inginkan dengan itu. Tidak ada biaya lisensi - dan jika Anda diperlukan untuk membayar sesuatu, Anda dapat membayar untuk update dan dukungan dari vendor distribusi Linux Anda.
  • Stabil, handal, dan Bebas-virus: Linux sekarang adalah sistem operasi yang telah matang, sebuah sistem multiuser yang kokoh, stabil, dan mempunyai keamanan terintegrasi (built-in Security), serta kekebalan terhadap virus (terkecuali yang melalui sistem administrasi yang tidak aman).

Sumber:

  • Modul Sistem Operasi STMIK AMIKOM Yogyakarta
  • http://warnetdagonetsukabumi.blogdetik.com/

Repository Ubuntu 9.04 Jaunty Jackalope

Ubuntu 9.04 dah dirilis, buat yang cari alamat Repository Lokal.
Berikut adalah daftar beberapa server repositori lokal yang menyediakan paket-paket untuk Ubuntu 9.04 (Jaunty Jackalope):

mirror.its.ac.id (ITS, INHERENT)
deb http://mirror.its.ac.id/ubuntu jaunty main multiverse restricted universe
deb http://mirror.its.ac.id/ubuntu jaunty-security main multiverse restricted universe
deb http://mirror.its.ac.id/ubuntu jaunty-backports main multiverse restricted universe
deb http://mirror.its.ac.id/ubuntu jaunty-updates main multiverse restricted universe

kambing.ui.edu (UI, Telkom, Indosat, OpenIXP, INHERENT)
deb http://kambing.ui.edu/ubuntu jaunty main restricted universe multiverse
deb http://kambing.ui.edu/ubuntu jaunty-updates main restricted universe multiverse
deb http://kambing.ui.edu/ubuntu jaunty-security main restricted universe multiverse
deb http://kambing.ui.edu/ubuntu jaunty-backports main restricted universe multiverse
deb http://kambing.ui.edu/ubuntu jaunty-proposed main restricted universe multiverse

mirror.cbn.net.id (OpenIXP)
deb http://ubuntu.cbn.net.id/Ubuntu jaunty main restricted universe multiverse
deb http://ubuntu.cbn.net.id/Ubuntu jaunty-updates main restricted universe multiverse
deb http://ubuntu.cbn.net.id/Ubuntu jaunty-security main restricted universe multiverse
deb http://ubuntu.cbn.net.id/Ubuntu jaunty-backports main restricted universe multiverse
deb http://ubuntu.cbn.net.id/Ubuntu jaunty-proposed main restricted universe multiverse

komo.vlsm.org
deb http://komo.vlsm.org/ubuntu jaunty main restricted universe multiverse
deb http://komo.vlsm.org/ubuntu jaunty-updates main restricted universe multiverse
deb http://komo.vlsm.org/ubuntu jaunty-security main restricted universe multiverse
deb http://komo.vlsm.org/ubuntu jaunty-backports main restricted universe multiverse
deb http://komo.vlsm.org/ubuntu jaunty-proposed main restricted universe multiverse

indika.net.id (OpenIXP)
deb http://ubuntu.indika.net.id/ jaunty main restricted universe multiverse
deb http://ubuntu.indika.net.id/ jaunty-updates main restricted universe multiverse
deb http://ubuntu.indika.net.id/ jaunty-security main restricted universe multiverse
deb http://ubuntu.indika.net.id/ jaunty-backports main restricted universe multiverse
deb http://ubuntu.indika.net.id/ jaunty-proposed main restricted universe multiverse

ftp.itb.ac.id (ITB, INHERENT)
deb ftp://ftp.itb.ac.id/pub/ubuntu jaunty main restricted universe multiverse
deb ftp://ftp.itb.ac.id/pub/ubuntu jaunty-updates main restricted universe multiverse
deb ftp://ftp.itb.ac.id/pub/ubuntu jaunty-security main restricted universe multiverse
deb ftp://ftp.itb.ac.id/pub/ubuntu jaunty-backports main restricted universe multiverse
deb ftp://ftp.itb.ac.id/pub/ubuntu jaunty-proposed main restricted universe multiverse

foss-id.web.id (Telkom)
deb http://dl2.foss-id.web.id/ubuntu jaunty main restricted universe multiverse
deb http://dl2.foss-id.web.id/ubuntu jaunty-updates main restricted universe multiverse
deb http://dl2.foss-id.web.id/ubuntu jaunty-security main restricted universe multiverse
deb http://dl2.foss-id.web.id/ubuntu jaunty-backports main restricted universe multiverse
deb http://dl2.foss-id.web.id/ubuntu jaunty-proposed main restricted universe multiverse


Untuk mengubah daftar repositori, ada 2 cara, yaitu melalui “Synaptic Package Manager” dan melalui terminal:

Melalui Synaptic Package Manager:

1. Buka menu: System | Administration | Synaptic Package Manager
2. Pilih menu: Settings | Repositories
3. Pilih tab “Third-Party Software”
4. Pilih “Add”
5. Masukkan baris pertama pada salah satu server repositori pada daftar di atas. Misalnya:

deb http://kambing.ui.edu/ubuntu jaunty main restricted universe multiverse

1. Klik “Add” lagi, lalu isikan baris berikutnya. Lakukan langkah ini hingga semua baris pada server tersebut selesai anda masukkan.
2. Setelah selesai, centang setiap item pada daftar “Third-Party Software”
3. Klik “Close”
4. Klik “Reload” pada ikon di sebelah kiri atas

Melalui terminal:

1. Masukkan perintah berikut:

sudo gedit /etc/apt/sources.list

1. Tambahkan salah satu server dari daftar di atas. Contoh:

deb http://komo.vlsm.org/ubuntu jaunty main restricted universe multiverse
deb http://komo.vlsm.org/ubuntu jaunty-updates main restricted universe multiverse
deb http://komo.vlsm.org/ubuntu jaunty-security main restricted universe multiverse
deb http://komo.vlsm.org/ubuntu jaunty-backports main restricted universe multiverse
deb http://komo.vlsm.org/ubuntu jaunty-proposed main restricted universe multiverse

1. Melalui terminal, masukkan perintah berikut:

sudo apt-get update

Selamat Mencoba